DetikPulsa – Helikopter Jatuh, Sebuah helikopter dengan registrasi PK-CFX dilaporkan kehilangan kontak di kawasan Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. Di dalamnya terdapat delapan orang, yang terdiri dari dua kru serta enam penumpang.

Helikopter Jatuh di Kalbar 6 Orang Hilang
Identitas kru meliputi pilot Captain Marindra W dan EOB Harun Arasyid. Sementara itu, daftar penumpang mencakup Patrick K, Victor T, Charles L, Joko C, Fauzie O, dan Sugito.
Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, membenarkan adanya laporan tersebut. Informasi awal mengenai insiden ini diterima pihaknya dan langsung ditindaklanjuti dengan koordinasi lebih lanjut.
Laporan kehilangan kontak pertama kali diterima pada pukul 10.40 WIB dari AirNav. Berdasarkan data yang diperoleh, helikopter tersebut terakhir terdeteksi sekitar pukul 08.39 WIB di wilayah Desa Tapang Tingang.

Helikopter yang dioperasikan oleh PT Matthew Air itu diketahui tengah melakukan penerbangan dari Melawi menuju Kubu Raya. Namun, dalam perjalanan diduga mengalami kendala teknis yang menyebabkan komunikasi terputus di sekitar wilayah Nanga Taman.
Perkiraan titik kejadian berada pada koordinat 00°12’00” Lintang Selatan dan 110°44’00” Bujur Timur, dengan jarak kurang lebih 114 kilometer dari Pos SAR Sintang.
Hingga saat ini, tim SAR masih terus melakukan upaya pencarian di lokasi yang diperkirakan menjadi titik hilangnya kontak. Kondisi seluruh penumpang dan kru belum dapat dipastikan.
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5557516/original/007093600_1776332884-WhatsApp_Image_2026-04-16_at_16.43.57__1_.jpeg)
Fokus Penyisiran
Upaya pencarian difokuskan pada area hutan yang diduga menjadi lokasi terakhir hilangnya sinyal. Hingga menjelang sore, tim di lapangan belum menemukan tanda-tanda keberadaan helikopter maupun korban.
Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, menyampaikan bahwa proses pencarian masih terus berlangsung dan pihaknya akan memberikan informasi terbaru seiring perkembangan di lapangan.
Operasi pencarian tetap dilanjutkan dengan mengerahkan tim melalui jalur darat dan dukungan pemantauan udara. Namun, kondisi medan yang berupa hutan lebat serta faktor cuaca menjadi kendala utama dalam proses penyisiran.
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5557515/original/033879000_1776332848-WhatsApp_Image_2026-04-16_at_16.43.57.jpeg)






