Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

4 Nutrisi Penting untuk Kembangkan Ingatan Anak

4 Nutrisi Penting untuk Kembangkan Ingatan Anak

DetikPulsa – Nutrisi Penting, Anak yang tampak kesulitan berkonsentrasi belajar di kelas, lambat memahami materi, atau kerap melupakan instruksi sering kali dianggap hanya memiliki kebiasaan belajar yang kurang tepat. Namun, kondisi tersebut bisa saja dipengaruhi oleh faktor mendasar lain, yaitu kecukupan nutrisi yang belum optimal.

4 Nutrisi Penting untuk Kembangkan Ingatan Anak
Protein

4 Nutrisi Penting untuk Kembangkan Ingatan Anak

Penelitian dari Indonesia Health Development Center (IHDC) menunjukkan adanya keterkaitan antara stunting, anemia, serta rendahnya asupan energi dan protein dengan kemampuan working memory pada anak usia sekolah.

Mengacu pada penjelasan dari Universitas Gadjah Mada, working memory merupakan sistem kognitif yang berperan dalam menyimpan sekaligus memproses informasi dalam jangka pendek. Fungsi ini dapat dianalogikan sebagai “papan tulis” di dalam otak atau memori kerja seperti RAM pada komputer yang bertugas mengolah informasi secara cepat.

“Working memory merupakan indikator penting dalam menunjang prestasi akademik. Kemampuan ini menjadi salah satu fondasi utama agar anak memiliki capaian belajar yang baik, kecerdasan optimal, serta fungsi kognitif yang maksimal,” ujar dokter dan peneliti IHDC, Ray Wagiu Basrowi, di Jakarta, Rabu (15/4).

Hasil studi IHDC mengungkapkan hampir 20 persen anak mengalami gangguan pada working memory. Anak dengan anemia akibat kekurangan zat besi memiliki risiko dua kali lebih besar mengalami penurunan fungsi tersebut, sementara anak yang mengalami stunting berisiko hingga tiga kali lipat. Jika kedua kondisi itu terjadi bersamaan, dampaknya terhadap kemampuan kognitif menjadi semakin signifikan.

Temuan tersebut menegaskan bahwa kemampuan memahami pelajaran tidak hanya dipengaruhi metode belajar, tetapi juga kualitas asupan nutrisi harian. Lantas, nutrisi apa saja yang berperan penting dalam mendukung fungsi tersebut?

4 Nutrisi Penting untuk Kembangkan Ingatan Anak
Kalori

1. Protein

Protein menjadi salah satu komponen gizi utama yang berperan dalam pertumbuhan, termasuk perkembangan otak.

Dalam penelitian tersebut, hampir separuh anak yang mengalami anemia juga memiliki asupan protein yang rendah. Hal ini menunjukkan bahwa permasalahan gizi saling berkaitan dan tidak berdiri sendiri.

Dokter spesialis gizi, Luciana Sutanto, menjelaskan bahwa kecukupan nutrisi dan layanan kesehatan memiliki peran besar dalam mendukung perkembangan otak, sistem kekebalan tubuh, serta pertumbuhan anak secara menyeluruh. Kekurangan protein tidak hanya memengaruhi kondisi fisik, tetapi juga berdampak pada kemampuan kognitif.

Protein berfungsi sebagai bahan dasar pembentukan sel, termasuk sel-sel otak. Oleh karena itu, anak usia sekolah perlu memperoleh asupan protein yang cukup dari sumber seperti telur, ikan, ayam, tahu, tempe, serta kacang-kacangan.

2. Kalori

Selain protein, kebutuhan energi atau kalori juga harus terpenuhi untuk menunjang berbagai aktivitas tubuh, termasuk proses belajar.

Kalori tidak hanya dibutuhkan untuk aktivitas fisik, tetapi juga untuk kerja otak yang memerlukan energi dalam jumlah besar. Ketika asupan energi tidak mencukupi, tubuh akan menggunakan protein sebagai sumber energi alternatif.

Kondisi tersebut menyebabkan protein yang seharusnya digunakan untuk pertumbuhan dan perkembangan otak justru terpakai untuk memenuhi kebutuhan dasar tubuh.

Luciana menekankan bahwa pola makan seimbang bukan sekadar membuat anak merasa kenyang, tetapi memastikan seluruh kebutuhan nutrisi terpenuhi. Dalam satu porsi makan, anak tetap membutuhkan karbohidrat, protein, sayuran, serta buah-buahan.

3. Zat Besi

Zat besi menjadi nutrisi penting karena kekurangannya dapat menyebabkan anemia yang berdampak langsung pada fungsi kognitif.

“Anemia akibat defisiensi zat besi masih menjadi persoalan yang cukup umum. Jika prevalensinya tinggi, maka risiko anak mengalami penurunan working memory dan fungsi kognitif juga meningkat,” jelas Ray.

Secara klinis, kekurangan zat besi tidak hanya menyebabkan tubuh terasa lemah atau pucat, tetapi juga dapat memicu penurunan kemampuan berpikir, gangguan perkembangan motorik, keterlambatan bicara, hingga menurunnya daya tahan tubuh.

Sumber zat besi dapat diperoleh dari makanan hewani seperti telur, ikan, dan ayam yang mengandung zat besi heme, serta dari sumber nabati seperti tahu, tempe, dan kacang-kacangan yang mengandung zat besi non-heme.

4 Nutrisi Penting untuk Kembangkan Ingatan Anak
Zat Besi

4. Vitamin C

Vitamin C memiliki peran penting dalam membantu penyerapan zat besi di dalam tubuh.

Agar penyerapan zat besi lebih maksimal, anak dianjurkan mengonsumsi sumber vitamin C bersamaan dengan makanan yang kaya zat besi. Hal ini dapat dilakukan dengan menambahkan buah atau sayuran dalam menu harian.

Luciana juga menegaskan pentingnya variasi dalam pola makan. “Konsumsi makanan yang beragam sesuai prinsip gizi seimbang sangat penting untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak,” ujarnya.

Mengapa Working Memory Penting?

IHDC menilai bahwa working memory perlu mendapat perhatian serius, setara dengan pengukuran IQ atau tingkat konsentrasi anak di sekolah.

Ray menjelaskan bahwa kemampuan ini dapat terlihat dari cara anak memahami penjelasan guru, merespons pertanyaan, hingga berpartisipasi aktif dalam kegiatan belajar.

“Ketika anak mampu mengajukan pertanyaan yang relevan dan menjawab pertanyaan guru secara langsung, itu menjadi salah satu indikator bahwa working memory berfungsi dengan baik,” jelasnya.

Oleh sebab itu, jika anak terlihat sulit fokus, mudah lupa, atau lambat memahami instruksi, orang tua sebaiknya tidak langsung menganggapnya kurang disiplin atau terlalu sering terdistraksi. Bisa jadi terdapat faktor nutrisi yang memengaruhi kondisi tersebut.

Kemampuan kognitif anak tidak hanya dibentuk melalui stimulasi belajar, tambahan les, atau tes kecerdasan sejak dini. Fondasi utamanya tetap terletak pada kesehatan tubuh dan kecukupan gizi.

Meskipun perhatian terhadap asupan nutrisi idealnya dimulai sejak periode 1.000 hari pertama kehidupan, perbaikan pola makan pada usia sekolah tetap memiliki peran penting agar perkembangan otak dan proses belajar anak dapat berjalan secara optimal.

4 Nutrisi Penting untuk Kembangkan Ingatan Anak
Vitamin C
Share: