Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Korban Tewas Banjir Nepal Capai 750 Orang, 3000 Orang Masih Hilang

Korban Tewas Banjir Nepal Capai 750 Orang

DetikPulsa – Banjir Nepal, Otoritas Nepal dan China kembali memperbarui data korban akibat banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang kawasan Himalaya di wilayah perbatasan Nepal dan Tibet. Bencana tersebut telah menewaskan sedikitnya 750 orang dan menyebabkan ribuan lainnya belum ditemukan.

Korban Tewas Banjir Nepal Capai 750 Orang, 3000 Orang Masih Hilang
Otoritas Pengurangan Risiko dan Penanggulangan Bencana Nasional Nepal

Korban Tewas Banjir Nepal Capai 750 Orang, 3000 Orang Masih Hilang

Otoritas Pengurangan Risiko dan Penanggulangan Bencana Nasional Nepal dalam laporan terbarunya, seperti dilansir AFP, Sabtu (29/8/2026), menyebut jumlah korban meninggal di Nepal telah mencapai sedikitnya 626 orang hingga Sabtu pagi.

Selain korban jiwa, sebanyak 3.000 orang masih dinyatakan hilang. Dalam daftar tersebut terdapat 933 pekerja pembangkit listrik tenaga air yang sebelumnya belum tercatat. Data orang hilang juga mencakup pendaki serta peziarah yang tengah melakukan perjalanan menuju Gunung Kailash di Tibet.

Dari jumlah tersebut, otoritas Nepal mencatat sedikitnya 517 warga negara asing masih belum diketahui keberadaannya. Proses identifikasi dan pencarian terus dilakukan di sejumlah wilayah yang terdampak paling parah.

Sementara itu, media pemerintah China melaporkan sedikitnya tujuh orang meninggal dunia akibat longsor di kawasan Gyirong, Tibet. Sebanyak 554 orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Korban Tewas Banjir Nepal Capai 750 Orang, 3000 Orang Masih Hilang
Tim pencarian dan penyelamatan Nepal

Jika korban dari Nepal dan Tibet digabungkan, jumlah kematian akibat bencana tersebut telah mencapai 633 orang. Sementara itu, total orang yang masih belum ditemukan di kedua wilayah mencapai sekitar 2.980 orang.

Otoritas India juga melaporkan penemuan tujuh jenazah yang terbawa arus sungai dari wilayah Nepal. Ketujuh korban tersebut diduga berkaitan dengan bencana banjir yang melanda kawasan Himalaya.

Namun, belum ada kepastian apakah tujuh jenazah yang ditemukan di India telah masuk dalam data korban meninggal yang dirilis pemerintah Nepal.

Hujan dan Risiko Banjir Susulan Hambat Operasi SAR

Tim pencarian dan penyelamatan Nepal serta China masih menyisir wilayah terdampak untuk menemukan ribuan orang yang belum diketahui keberadaannya. Operasi berlangsung di tengah kerusakan luas akibat aliran air, lumpur, dan material longsor yang menerjang permukiman dengan kekuatan besar.

Selain mencari korban, petugas juga berupaya mengevakuasi warga yang berhasil selamat dari kawasan bencana. Kerusakan infrastruktur membuat sejumlah lokasi mengalami keterbatasan pasokan makanan dan air bersih.

Kondisi cuaca turut menyulitkan proses evakuasi. Hujan yang masih turun meningkatkan kekhawatiran terhadap kemungkinan munculnya banjir maupun longsor tambahan di sejumlah titik.

Korban Tewas Banjir Nepal Capai 750 Orang, 3000 Orang Masih Hilang
Tim pencarian dan penyelamatan Nepal serta China masih menyisir wilayah terdampak

Banjir yang membawa es, lumpur, serta berbagai material lainnya juga membentuk sejumlah danau lumpur berukuran besar. Salah satu lokasi tersebut dinilai berpotensi membahayakan petugas yang masih melakukan pencarian di sekitar area terdampak.

Pemerintah Nepal kemudian meminta seluruh personel penyelamat segera berpindah ke tempat yang lebih aman. Peringatan itu dikeluarkan setelah muncul laporan mengenai kemungkinan jebolnya salah satu bendungan di wilayah Tibet.

Di Tibet, otoritas China sempat menghentikan operasi pencarian di Gyirong karena mempertimbangkan ancaman banjir susulan. Namun, operasi kemudian dapat dilanjutkan setelah pemerintah setempat menyatakan kondisi risiko telah menurun.

Pada Sabtu pagi, Xinhua melaporkan dua warga desa di kawasan tersebut berhasil diselamatkan. Sebelumnya, petugas juga telah mengevakuasi 555 wisatawan yang terjebak serta 499 warga China dari wilayah Tibet.

Meski sejumlah korban berhasil dievakuasi, operasi SAR masih menghadapi tantangan berat. Tim penyelamat harus bekerja di tengah kondisi medan yang rusak, cuaca tidak menentu, serta ancaman bencana susulan yang masih dapat terjadi.

Korban Tewas Banjir Nepal Capai 750 Orang, 3000 Orang Masih Hilang
Hujan dan Risiko Banjir Susulan Hambat Operasi SAR
Share: