Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

China Bikin Baterai Mobil Listrik Mampu Full Charge Dalam 11 Menit

China Bikin Baterai Mobil Listrik Mampu Full Charge dalam 11 Menit

DetiPulsa – Baterai Mobil Listrik, Proses pengisian daya mobil listrik umumnya memerlukan waktu sekitar 30 menit atau lebih, namun inovasi terbaru memungkinkan durasi tersebut dipersingkat secara signifikan.

China Bikin Baterai Mobil Listrik Mampu Full Charge dalam 11 Menit
baterai sodium-ion mobil

China Bikin Baterai Mobil Listrik Mampu Full Charge dalam 11 Menit

Perusahaan otomotif asal China, BAIC Group atau Beijing Automotive Group, mengembangkan baterai berbasis sodium-ion yang diklaim mampu terisi penuh hanya dalam waktu sekitar 11 menit.

Keunggulan ini didukung oleh penerapan teknologi pengisian cepat 4C, yang memungkinkan proses pengisian berlangsung hingga empat kali lebih cepat dibandingkan metode konvensional.

Selain kecepatan pengisian, baterai ini juga memiliki ketahanan tinggi terhadap kondisi suhu ekstrem. Dibandingkan baterai berbasis lithium-ion yang saat ini banyak digunakan, performa baterai sodium-ion disebut lebih stabil baik dalam suhu sangat dingin maupun panas.

China Bikin Baterai Mobil Listrik Mampu Full Charge dalam 11 Menit
Teknologi Baterai Mobil Listrik

Teknologi yang dikembangkan BAIC diklaim mampu beroperasi pada rentang suhu mulai dari -40 hingga 60 derajat Celcius dengan penurunan kinerja yang relatif kecil.

Dalam kondisi suhu rendah sekitar -20 derajat Celcius, baterai tersebut masih mampu mempertahankan hingga 92 persen kapasitas dayanya. Hal ini menjadi keunggulan penting mengingat baterai kendaraan listrik pada umumnya mengalami penurunan performa yang cukup signifikan di lingkungan dingin.

Selain itu, berdasarkan pengujian internal, baterai ini tetap aman dan stabil bahkan saat terpapar suhu tinggi hingga sekitar 200 derajat Celcius.

Meski menawarkan sejumlah kelebihan, teknologi ini masih memiliki keterbatasan, terutama pada aspek kepadatan energi. Prototipe baterai yang dikembangkan BAIC memiliki tingkat kepadatan sekitar 170 Wh/kg, yang masih berada di bawah baterai lithium-ion yang umumnya mencapai 200 hingga 300 Wh/kg.

China Bikin Baterai Mobil Listrik Mampu Full Charge dalam 11 Menit
Baterai Mobil Listrik

Dengan demikian, dalam ukuran yang sama, baterai lithium-ion masih mampu menyimpan energi lebih besar.

Sebagai perbandingan, baterai sodium-ion milik CATL yang akan digunakan pada mobil listrik Nevo A06 memiliki kepadatan energi hingga 175 Wh/kg, sedikit lebih tinggi dari pengembangan BAIC.

Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, perusahaan terus melakukan riset guna meningkatkan kapasitas penyimpanan energi sekaligus memperpanjang umur pakai melalui pengisian berulang.

Sejauh ini, BAIC telah mengajukan sekitar 20 paten yang mencakup berbagai aspek teknologi, mulai dari desain, material, proses produksi, hingga metode pengujian. Meskipun masih dalam tahap prototipe, proses validasi untuk produksi massal disebut telah selesai dilakukan.

Namun demikian, perusahaan belum mengumumkan jadwal resmi peluncuran kendaraan listrik yang menggunakan baterai tersebut. Berdasarkan informasi yang beredar, model produksi massal pertama dengan teknologi sodium-ion diperkirakan akan mulai hadir di pasar China pada pertengahan tahun atau sekitar Juni hingga Juli 2026.

China Bikin Baterai Mobil Listrik Mampu Full Charge dalam 11 Menit
baterai lithium-ion
Share: