Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Krisis RAM Diprediksi Hingga 2030, Harga HP-Laptop Makin Mahal

Krisis RAM Diprediksi Hingga 2030, Harga HP-Laptop Makin Mahal

DetikPulsa – Krisis RAM Diprediksi Hingga 2030, Kelangkaan chip global diperkirakan belum akan berakhir dalam waktu dekat, bahkan berpotensi berlanjut hingga akhir dekade ini.

Krisis RAM Diprediksi Hingga 2030, Harga HP-Laptop Makin Mahal
Krisis RAM Global

Krisis RAM Diprediksi Hingga 2030, Harga HP-Laptop Makin Mahal

Ketua SK Hynix, Chey Tae Won, menyebut krisis pasokan DRAM saat ini bisa berlangsung melewati 2028 dan kemungkinan bertahan hingga 2030. Perkiraan ini jauh lebih panjang dibanding prediksi sebelumnya yang hanya sekitar dua tahun.

Sebelumnya, para analis memperkirakan masalah pasokan memori akan mereda dalam waktu relatif singkat seiring beroperasinya pabrik-pabrik baru.

Namun, menurut Chey, kekurangan ini justru bisa berlangsung selama empat hingga lima tahun ke depan.

Krisis RAM Diprediksi Hingga 2030, Harga HP-Laptop Makin Mahal
Harga HP-Laptop Naik

Ia menjelaskan bahwa peningkatan produksi wafer membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Proses tersebut diperkirakan memakan waktu setidaknya empat sampai lima tahun, sementara kekurangan pasokan wafer saat ini diprediksi bisa melampaui 20 persen hingga 2030.

Krisis ini dipicu oleh meningkatnya kebutuhan industri terhadap teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence, serta pembangunan pusat data generasi terbaru yang mengandalkan GPU dengan memori berbandwidth tinggi (HBM).

Menurut Chey, penggunaan HBM memerlukan jumlah wafer yang jauh lebih besar dibanding teknologi sebelumnya. Di sisi lain, SK Hynix tengah menyusun strategi untuk menjaga stabilitas harga DRAM yang terus meningkat, termasuk yang digunakan pada RAM DDR5 dan DDR4.

Krisis RAM Diprediksi Hingga 2030, Harga HP-Laptop Makin Mahal
Kelangkaan chip global

Situasi ini berdampak langsung pada industri elektronik konsumen. Keterbatasan pasokan memicu kenaikan harga serta penundaan peluncuran berbagai produk baru, termasuk perangkat dari Valve dan kartu grafis terbaru dari Nvidia.

Kondisi tersebut juga memicu kekhawatiran di sektor lain. Lembaga riset memperkirakan pengiriman smartphone dan PC bisa turun hingga 10 persen pada 2026 akibat meningkatnya biaya komponen yang menekan permintaan dan produksi.

Sejak awal tahun ini, sejumlah produsen ponsel pun mulai menaikkan harga jual produknya. Kenaikan tersebut terjadi di berbagai segmen, mulai dari entry-level hingga flagship, dengan kisaran peningkatan harga dari di bawah 10 persen hingga mencapai 25 persen.

Krisis RAM Diprediksi Hingga 2030, Harga HP-Laptop Makin Mahal
RAM
Share: