- 9 Tips Agar Anak Tidak Mabuk Dijalan, Mudik makin Nyaman
- 1. Duduk di bagian depan atau tengah
- 2. Mengarahkan pandangan ke depan
- 3. Menghindari membaca buku atau bermain gawai
- 4. Menghindari makanan berat dan minuman bersoda
- 5. Mengonsumsi obat anti-mual
- 6. Menjaga sirkulasi udara tetap baik
- 7. Menjaga kecepatan kendaraan tetap stabil
- 8. Mengalihkan perhatian anak
- 9. Memberikan permen jahe atau teh hangat
DetikPulsa – Tips Agar Anak Tidak Mabuk Dijalan, Rute Mudik yang panjang dan memakan waktu lama sering kali membuat anak-anak mengalami Mabuk perjalanan. Kondisi ini tentu dapat mengganggu kenyamanan selama perjalanan pulang kampung.

9 Tips Agar Anak Tidak Mabuk Dijalan, Mudik makin Nyaman
Karena itu, ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar anak tetap merasa nyaman saat menempuh perjalanan jauh.
Mabuk perjalanan memang bisa dialami siapa saja, tetapi anak-anak berusia 2 hingga 12 tahun termasuk kelompok yang paling rentan mengalaminya.
Secara medis, kondisi ini dikenal sebagai Motion sickness. Mabuk perjalanan terjadi ketika otak menerima sinyal yang berbeda dari mata dan telinga bagian dalam.
Mata melihat lingkungan seolah-olah stabil, sementara telinga bagian dalam mendeteksi adanya gerakan. Perbedaan sinyal tersebut membuat otak bingung sehingga memicu rasa mual, pusing, hingga muntah.
Mabuk perjalanan tentu membuat anak merasa tidak nyaman selama perjalanan. Berikut beberapa tips yang dapat membantu mengurangi risiko mabuk perjalanan pada anak.
1. Duduk di bagian depan atau tengah
Posisi duduk dapat memengaruhi kenyamanan selama perjalanan. Saat bepergian menggunakan mobil, tempat duduk yang lebih aman dari mabuk perjalanan biasanya berada di bagian depan atau tengah kendaraan.
Jika menggunakan pesawat, anak dapat duduk di area tengah atau dekat sayap pesawat. Posisi ini umumnya terasa lebih stabil karena guncangan tidak terlalu kuat.

2. Mengarahkan pandangan ke depan
Saat melakukan perjalanan darat, usahakan anak melihat pemandangan yang berada jauh di depan kendaraan. Cara ini membantu otak menyesuaikan gerakan yang dirasakan tubuh.
Anak juga sebaiknya tidak terlalu lama memperhatikan kendaraan lain yang melaju cepat di sekitarnya. Gerakan objek yang cepat dapat memicu rasa pusing dan mual.
3. Menghindari membaca buku atau bermain gawai
Melihat objek yang terlalu dekat seperti buku atau layar gawai selama perjalanan bisa membuat mata cepat lelah, apalagi jika kendaraan terus bergerak dan berguncang.
Kondisi tersebut dapat memicu rasa tidak nyaman dan memperparah gejala mabuk perjalanan.
4. Menghindari makanan berat dan minuman bersoda
Sebelum perjalanan jauh, sebaiknya anak tidak mengonsumsi makanan yang terlalu berat atau minuman bersoda karena dapat mengganggu pencernaan.
Jika anak merasa lapar, berikan makanan ringan yang tidak terlalu berlemak. Air putih juga menjadi pilihan terbaik untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi.
5. Mengonsumsi obat anti-mual
Obat anti-mual bisa menjadi salah satu pilihan untuk mencegah mabuk perjalanan pada anak. Beberapa anak biasanya mengonsumsi obat ini sebelum bepergian.
Obat tersebut umumnya diminum sekitar 30 menit hingga satu jam sebelum perjalanan dimulai. Meskipun tersedia bebas, sebaiknya orang tua berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum memberikannya kepada anak.

6. Menjaga sirkulasi udara tetap baik
Sirkulasi udara yang segar dapat membantu mengurangi rasa mual selama perjalanan. Sesekali Anda bisa membuka jendela mobil agar udara berganti.
Jika anak mulai merasa tidak nyaman, Anda juga dapat memberikan aroma terapi ringan. Namun, hindari aroma yang terlalu kuat karena justru dapat memperparah rasa mual.
7. Menjaga kecepatan kendaraan tetap stabil
Jika mudik menggunakan kendaraan pribadi, usahakan mengemudi dengan kecepatan yang stabil. Pergerakan kendaraan yang terlalu cepat atau tidak stabil dapat menimbulkan guncangan yang memicu mabuk perjalanan.
Jika anak mulai merasa tidak enak badan, Anda dapat berhenti di tempat istirahat selama sekitar 10 hingga 15 menit agar tubuh lebih rileks sebelum melanjutkan perjalanan.
8. Mengalihkan perhatian anak
Ketika anak mulai merasa pusing atau tidak nyaman, Anda dapat mengalihkan perhatiannya. Mengajak berbicara, bermain tebak-tebakan, atau mendengarkan musik favorit bisa membantu mengurangi rasa mual.
Sebaiknya hindari memberikan ponsel atau tablet karena menatap layar terlalu lama dapat membuat pusing semakin parah.
9. Memberikan permen jahe atau teh hangat
Jika gejala mabuk perjalanan mulai muncul, Anda dapat memberikan permen jahe kepada anak. Aroma dan kandungan jahe dikenal dapat membantu meredakan rasa mual serta ketidaknyamanan pada perut.
Selain itu, saat berhenti beristirahat Anda juga dapat memberikan teh hangat agar tubuh anak terasa lebih rileks sebelum melanjutkan perjalanan.







