Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Sidang Isbat Segera Digelar Hari ini, Tentukan Tanggal Idul Fitri 2026

Sidang Isbat Segera Digelar Hari ini, Tentukan Tanggal Idul Fitri 2026

DetikPulsa – Sidang Isbat Segera Digelar Hari ini, Kementerian Agama RI akan menggelar sidang isbat pada Kamis (19/3) untuk menetapkan awal Idul fitri 1447 Hijriah. Hasil sidang ini dinantikan umat Muslim di Indonesia karena menjadi penentu waktu pelaksanaan Lebaran 2026.

Sidang Isbat Segera Digelar Hari ini, Tentukan Tanggal Idul Fitri 2026
Pantau Hilal di 33 Titik

Sidang Isbat Segera Digelar Hari ini, Tentukan Tanggal Idul Fitri 2026

Sidang isbat dijadwalkan berlangsung di Auditorium HM Rasjidi, kantor Kemenag di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, mulai pukul 16.00 WIB. Lokasi tersebut berbeda dari sidang awal Ramadan sebelumnya yang digelar di Hotel Borobudur.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Abu Rokhmad menjelaskan bahwa sidang ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari ahli astronomi hingga perwakilan organisasi keagamaan.

Sejumlah lembaga seperti BMKG, BRIN, planetarium, observatorium, serta instansi terkait turut ambil bagian dalam proses penentuan tersebut.

Dalam sidang isbat, terdapat dua metode utama yang digunakan, yaitu hisab sebagai perhitungan astronomi dan rukyat sebagai pengamatan langsung terhadap hilal.

Jika pada 19 Maret 2026 hilal terlihat sesuai kriteria pemerintah, maka Idulfitri akan jatuh pada 20 Maret 2026. Namun jika tidak terlihat, maka penetapan akan bergeser ke 21 Maret 2026.

Sidang Isbat Segera Digelar Hari ini, Tentukan Tanggal Idul Fitri 2026
Tanggal Idul Fitri 2026..kapan?

Kalender pemerintah dan NU

Pemerintah melalui kalender resmi yang dirilis Kementerian Agama Republik Indonesia memperkirakan Idulfitri 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Hal serupa juga tercantum dalam Almanak 2026 yang diterbitkan oleh Lembaga Falakiyah PCNU Kabupaten Bojonegoro. Meski demikian, keputusan akhir tetap menunggu hasil sidang isbat pada 19 Maret 2026.

BRIN

BRIN juga memprediksi Idulfitri akan berlangsung pada 21 Maret 2026.

Peneliti Pusat Riset Antariksa Thomas Djamaluddin menjelaskan bahwa secara astronomi, posisi hilal saat Maghrib di kawasan Asia Tenggara pada 19 Maret belum memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh standar MABIMS.

Kriteria tersebut mensyaratkan ketinggian hilal minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat. Berdasarkan perhitungan tersebut, awal Syawal diperkirakan jatuh pada 21 Maret 2026.

Ia juga menambahkan bahwa jika menggunakan acuan berbeda seperti kriteria yang diterapkan di Turki, maka hasilnya bisa berubah dan memungkinkan Idulfitri jatuh pada 20 Maret 2026.

Sidang Isbat Segera Digelar Hari ini, Tentukan Tanggal Idul Fitri 2026
Ucapan Idul Fitri 2026

BMKG

BMKG memaparkan data posisi hilal pada 19 Maret 2026 saat matahari terbenam berada di kisaran 0,91 derajat di Merauke hingga 3,13 derajat di Sabang.

Sementara itu, elongasi geosentris diperkirakan berada antara 4,54 derajat hingga 6,1 derajat di berbagai wilayah Indonesia.

Berdasarkan data tersebut dan mengacu pada kriteria MABIMS, hilal diperkirakan belum memenuhi syarat visibilitas, sehingga Ramadan kemungkinan digenapkan menjadi 30 hari dan Idulfitri jatuh pada 21 Maret 2026.

Muhammadiyah 20 Maret 2026

Berbeda dengan pemerintah dan sejumlah lembaga lainnya, Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan Idulfitri 1447 Hijriah pada 20 Maret 2026.

Keputusan ini tertuang dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/1.0/E/2025 yang mengatur hasil hisab untuk Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 H.

Perbedaan penetapan ini kerap terjadi setiap tahun karena adanya perbedaan metode dalam menentukan awal bulan Hijriah.

Sidang Isbat Segera Digelar Hari ini, Tentukan Tanggal Idul Fitri 2026
Kementerian Agama Republik Indonesia
Share: