Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Pesawat ATR Jatuh di Gunung Bulusaraung, 10 Korban Hilang

Pesawat ATR Jatuh di Gunung Bulusaraung, 10 Korban Hilang

DetikPulsa – Pesawat ATR Jatuh di Gunung Bulusaraung, Basarnas Makassar memastikan pesawat ATR 42-500 yang sempat dilaporkan hilang kontak dan kemudian dinyatakan jatuh di puncak Gunung Bulusaraung membawa total 10 orang. Di dalam pesawat tersebut terdapat tujuh kru dan tiga penumpang.

Pesawat ATR Jatuh di Gunung Bulusaraung, 10 Korban Hilang
Pesawat ATR Jatuh di Gunung Bulusaraung

Pesawat ATR Jatuh di Gunung Bulusaraung, 10 Korban Hilang

Pesawat itu sebelumnya dinyatakan hilang kontak di sekitar kawasan Pegunungan Karst Leang-leang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (17/1), saat menjalani penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar.

Tim SAR gabungan akhirnya menemukan lokasi serpihan badan dan bagian ekor pesawat ATR 42-500 di wilayah Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Penemuan tersebut merupakan hasil operasi pencarian melalui jalur darat dan udara yang mulai dilakukan sejak Minggu (18/1) pagi.

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Sulawesi Selatan telah memanggil seluruh keluarga kru dan penumpang pesawat ATR 42-500 untuk keperluan identifikasi.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro menjelaskan bahwa keluarga korban akan menjalani proses pemeriksaan ante mortem dan post mortem. Seluruh personel DVI juga telah disiagakan di RS TNI AU Dodi Sarjito, Makassar.

“Rencana besok pagi semuanya sudah siap, dan keluarga akan kami undang untuk proses pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Dodi pada hari sebelumnya.

Pesawat ATR Jatuh di Gunung Bulusaraung, 10 Korban Hilang
Penemuan Badan-Ekor Pesawat ATR 42-500

TNI Angkatan Udara turut terlibat dalam operasi pencarian dengan mengerahkan helikopter Caracal guna membantu menemukan titik jatuh pesawat ATR 42-500.

Berikut daftar kru dan penumpang pesawat ATR 42-500:

Kru:

1. Kapten Andi Dahananto
2. Muhammad Farhan Gunawan
3. Hariadi
4. Restu Adi
5. Dwi Murdiono
6. Florencia Lolita
7. Esther Aprilita

Penumpang:

1. Ferry Irrawan
2. Deden Mulyana
3. Yoga Nauval

Kronologi Penemuan Badan-Ekor Pesawat ATR 42-500

Tim SAR gabungan yang melibatkan Basarnas serta unsur TNI-Polri menemukan bagian yang diduga sebagai badan hingga ekor pesawat ATR 42-500 yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak dalam penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar.

Bagian pesawat tersebut ditemukan di sebuah ceruk dekat puncak Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, sekitar pukul 08.09 WITA.

“Tim darat telah menemukan badan pesawat dan saat ini masih dilakukan proses identifikasi lanjutan,” demikian pernyataan dalam rilis resmi Basarnas yang diterima CNN Indonesia, Minggu (18/1) pagi.

Dalam laporan yang sama, Basarnas menjelaskan bahwa helikopter tengah mencari titik paling aman untuk menurunkan personel SAR di lokasi terdekat dari posisi badan pesawat guna memulai proses evakuasi.

Namun, kondisi angin di kawasan tersebut masih tergolong sangat kencang sehingga helikopter belum dapat langsung melakukan penurunan tim di titik yang telah terpantau.

Sebelumnya, tim SAR gabungan juga melaporkan penemuan objek yang diduga kuat sebagai serpihan pesawat berwarna putih di kawasan perbukitan Bulusaraung pada pukul 07.17 WITA.

Pesawat ATR Jatuh di Gunung Bulusaraung, 10 Korban Hilang
Satu Korban pesawat ATR 42-500 Ditemukan

Usai temuan awal tersebut, tim segera bergerak melakukan penyisiran di sekitar lokasi sesuai dengan titik koordinat yang diperoleh.

Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, turut membenarkan ditemukannya beberapa bagian pesawat lain, termasuk badan, jendela, serta ekor pesawat.

“Sekitar pukul 07.46 WITA, kami menerima informasi dari kru helikopter bahwa terlihat serpihan jendela dari pesawat kecil,” ujar Andi Sultan di Posko SAR Bulusaraung, Minggu (18/1).

Tak lama berselang, tepatnya pukul 07.49 WITA, laporan kembali masuk mengenai ditemukannya serpihan berukuran besar yang diduga merupakan bagian badan pesawat.

“Objek yang dicurigai sebagai badan dan ekor pesawat ditemukan di lereng sisi selatan. Jika dilihat dari puncak, posisinya mengarah dari utara,” jelasnya.

Andi Sultan menambahkan, tim pertama yang sejak pagi telah dikerahkan menuju puncak Gunung Bulusaraung kini diarahkan langsung ke lokasi temuan badan pesawat tersebut.

“Saat ini akses menuju lokasi sangat terjal. Kami perlu kembali memperhitungkan aspek keselamatan personel, ditambah kondisi kabut yang cukup tebal di area tersebut,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Andi Sultan menyebut tim SAR gabungan telah menyiapkan rencana jalur penurunan serta evakuasi serpihan pesawat ATR 42-500 dari kawasan puncak Gunung Bulusaraung.

“Jalur yang akan digunakan tetap melalui jalur pendakian karena relatif lebih mudah diakses. Ada jalur yang lebih dekat, tetapi sangat curam. Saat ini sekitar 500 personel sudah berkumpul di lokasi,” tutupnya.

Pesawat ATR Jatuh di Gunung Bulusaraung, 10 Korban Hilang
Tim SAR gabungan
Share: