Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Lebih dari 1400 WNI Segera Lapor ke KBRI Phnom Phen Akibat Scam Diberantas

Lebih dari 1400 WNI Segera Lapor ke KBRI Phnom Phen Akibat Scam Diberantas

DetikPulsa – WNI Segera Lapor ke KBRI Phnom Phen, Jumlah warga negara Indonesia di Kamboja yang ingin kembali ke Tanah Air terus meningkat. Situasi ini dipicu oleh upaya pemerintah setempat yang semakin gencar memberantas sindikat penipuan online.

Lebih dari 1400 WNI Segera Lapor ke KBRI Phnom Phen Akibat Scam Diberantas
WNI Datangi KBRI Phnom Penh Ingin Balik ke Indonesia

Lebih dari 1400 WNI Segera Lapor ke KBRI Phnom Phen Akibat Scam Diberantas

KBRI Phnom Penh mencatat lonjakan signifikan kedatangan WNI yang keluar dari jaringan Web Scam. Hingga Selasa (20/1/2026), tercatat 1.440 WNI mendatangi KBRI untuk menyampaikan aduan dan meminta bantuan kepulangan.

“Dalam periode 16–20 Januari 2026, KBRI menerima 1.440 aduan WNI. Lonjakan tertinggi terjadi pada Senin (19/1) dengan kedatangan 520 WNI dalam satu hari. Angka ini sangat besar jika dibandingkan dengan total 5.008 kasus yang ditangani sepanjang 2025,” tulis KBRI Phnom Penh dalam keterangan resmi yang dikutip dari situs Kementerian Luar Negeri RI, Rabu (21/1/2026).

KBRI Phnom Penh memperkirakan arus kedatangan WNI masih akan berlanjut seiring penertiban bisnis penipuan online oleh aparat Kamboja. Sebagian besar WNI yang melapor diketahui tidak memiliki paspor serta tinggal di Kamboja tanpa dokumen keimigrasian yang sah.

Lebih dari 1400 WNI Segera Lapor ke KBRI Phnom Phen Akibat Scam Diberantas
Ratusan WNI Korban Online Scam Lapor KBRI Phnom Penh

“Pendataan dan asesmen terhadap WNI yang melapor terus berjalan. KBRI juga telah memulai penerbitan Surat Perjalanan Laksana Paspor secara massal bagi mereka yang telah menyelesaikan proses pendataan. WNI yang membutuhkan perawatan medis telah dirujuk ke fasilitas kesehatan. Pada Selasa pagi (20/1), empat WNI telah kembali ke Indonesia secara mandiri,” demikian pernyataan KBRI.

Selain itu, KBRI Phnom Penh terus menjalin koordinasi intensif dengan otoritas Pemerintah Kamboja, termasuk pihak kepolisian dan imigrasi, guna mempercepat proses deportasi para WNI.

Saat ini, KBRI tengah memfinalisasi mekanisme pengajuan keringanan denda overstay serta percepatan penerbitan exit permit oleh Imigrasi Kamboja.

Lebih dari 1400 WNI Segera Lapor ke KBRI Phnom Phen Akibat Scam Diberantas
KBRI Phnom Penh kedatangan WNI yang keluar dari jaringan penipuan daring

“KBRI Phnom Penh mengimbau WNI yang telah keluar dari lokasi penipuan daring dan masih berada di wilayah Kamboja untuk segera melapor, agar dapat memperoleh bantuan serta fasilitasi kekonsuleran guna proses kepulangan ke Indonesia,” lanjut pernyataan tersebut.

KBRI Phnom Penh juga mengingatkan agar para WNI tetap waspada terhadap berbagai bentuk penipuan yang mengatasnamakan KBRI.

Ke depan, KBRI menegaskan komitmennya untuk terus memprioritaskan perlindungan WNI serta memperkuat koordinasi dengan seluruh pihak terkait demi memastikan proses kepulangan berlangsung aman, tertib, dan secepat mungkin.

Lebih dari 1400 WNI Segera Lapor ke KBRI Phnom Phen Akibat Scam Diberantas
KBRI Phnom Penh
Share: