DetikPulsa – Wapres ke-6 Try Sutrisno Wafat, Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Try Sutrisno, meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto pada Senin (2/3/2026). Ia mengembuskan napas terakhir pada pukul 06.58 WIB. Pihak keluarga menyampaikan tidak ada penyakit khusus yang dideritanya.

Wapres ke-6 Try Sutrisno Wafat dalam Usia 90 Tahun
Mereka menduga wafatnya disebabkan faktor usia, mengingat ia telah berusia 90 tahun dan sempat mengalami penurunan nafsu makan sejak 16 Februari lalu.
Try dikenal sebagai sosok yang memberi kontribusi besar bagi bangsa. Sebelum mendampingi Soeharto sebagai wakil presiden, ia lebih dulu meniti perjalanan panjang di dunia militer.
Pendidikan Try Sutrisno
Berdasarkan berbagai sumber, ketertarikannya terhadap militer sudah terlihat sejak usia 13 tahun pada masa penjajahan Belanda, ketika ia bergabung dengan Batalyon Poncowati. Saat itu, ia bertugas menyampaikan informasi terkait pergerakan Belanda sekaligus mengantarkan obat bagi prajurit Angkatan Darat Indonesia.
Setelah pengakuan kedaulatan Indonesia, ia kembali ke Surabaya bersama keluarganya dan melanjutkan pendidikan SMA Bagian B pada 1956. Seusai menamatkan sekolah menengah atas, ia mendaftar ke Akademi Teknik Angkatan Darat (ATEKAD).

Meski sempat lolos ujian masuk, ia gagal pada tahap pemeriksaan fisik. Namun, Mayor Jenderal GPH Djatikusumo melihat potensi dalam dirinya dan memanggilnya kembali untuk mengikuti tes psikologi di Bandung, Jawa Barat. Dari proses tersebut, ia akhirnya resmi diterima sebagai taruna ATEKAD.
Karier militer
Belum genap setahun menjalani pendidikan, ia sudah terlibat dalam operasi penumpasan Pemberontakan Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia pada 1957. Pengalaman tersebut menjadi awal pengabdiannya sebagai prajurit TNI.
Pada 1962, ia kembali ambil bagian dalam Operasi Trikora untuk pembebasan Irian Barat. Dalam misi itu, ia bertemu dengan Mayor Jenderal Soeharto yang saat itu menjabat Panglima Komando Mandala. Pertemuan tersebut menjadi awal hubungan profesional yang berlanjut di kemudian hari.

Perjalanan kariernya di tubuh TNI tergolong gemilang. Ia dipercaya menduduki sejumlah posisi penting, di antaranya:
• 1978: Kepala Staf Kodam XVI/Udayana
• 1979: Pangdam IV/Sriwijaya
• 1982–1985: Pangdam Jaya
• 1985: Wakil Kepala Staf Angkatan Darat
• 1986–1988: Kepala Staf Angkatan Darat
• 1988–1993: Panglima ABRI
Setelah menjabat Panglima ABRI, namanya diusulkan oleh Majelis Perwakilan Rakyat untuk mendampingi Presiden Soeharto sebagai wakil presiden. Demikian riwayat pendidikan dan perjalanan karier Try Sutrisno yang wafat pada usia 90 tahun.







