DetikPulsa – Red Wine vs White Wine, Memilih antara red wine atau anggur merah dan white wine alias anggur putih ternyata bukan hanya perkara selera. Salah satunya dinilai memiliki kandungan nutrisi yang lebih unggul dan dianggap lebih baik bagi kesehatan.

Red Wine vs White Wine, Mana yang Lebih Sehat diantara 2 Anggur ini
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi satu gelas minuman beralkohol per hari dapat memberi pengaruh tertentu pada tubuh. Dalam banyak studi terdahulu, perhatian lebih sering tertuju pada anggur merah.
“Teori awal banyak mengaitkan konsumsi anggur merah secara rutin dengan efek perlindungan terhadap kesehatan jantung,” ujar ahli gizi Sapna Peruvemba, dikutip dari Prevention.
Namun jika dibandingkan secara langsung dengan anggur putih, mana yang sebenarnya lebih sehat?
Perbedaan manfaat kesehatan antara anggur merah dan anggur putih berkaitan erat dengan proses pembuatannya.

Peruvemba menjelaskan bahwa anggur merah difermentasi bersama kulit, biji, dan tangkai buah. Bagian-bagian inilah yang menyimpan konsentrasi antioksidan paling tinggi.
“Pada anggur putih, kulit dan biji biasanya dibuang sebelum proses fermentasi dimulai, sehingga banyak senyawa tumbuhan yang bersifat melindungi justru hilang,” jelasnya.
Senyawa pelindung tersebut meliputi berbagai jenis antioksidan seperti resveratrol, katekin, epikatekin, kuersetin, tanin, dan antosianin. Kandungan ini dikaitkan dengan sejumlah manfaat, mulai dari membantu menekan peradangan, memperkuat sistem imun, hingga mendukung proses penuaan yang lebih sehat.
Dietisien Jamie Baham menambahkan bahwa kadar resveratrol dalam anggur putih bisa hingga 10 kali lebih rendah dibandingkan anggur merah.
Meski begitu, sebuah meta-analisis yang dipublikasikan dalam jurnal Nutrients menunjukkan bahwa anggur merah dan anggur putih memiliki dampak yang relatif sama terhadap risiko kanker.
Lantas, apakah minuman anggur benar-benar baik untuk kesehatan?

Walaupun kandungan antioksidan dalam anggur merah memang memberikan manfaat tertentu, para ahli sepakat bahwa konsumsi anggur sebaiknya tidak dijadikan tujuan utama demi kesehatan. Tanpa minum anggur sekalipun, tubuh tetap bisa dijaga kesehatannya melalui olahraga teratur, tidur yang cukup, serta pola makan dengan gizi seimbang.
Hal penting lain yang perlu diperhatikan adalah bahwa tidak semua orang aman mengonsumsi alkohol. Menurut para ahli, beberapa kelompok berikut sebaiknya menghindari alkohol sepenuhnya:
* Sedang hamil, merencanakan kehamilan, atau menyusui
* Mengidap penyakit liver
* Memiliki kondisi jantung tertentu
* Mengalami gangguan pencernaan
* Mengonsumsi obat-obatan yang dapat berinteraksi dengan alkohol
* Memiliki riwayat penyalahgunaan alkohol, baik pribadi maupun keluarga
* Berisiko tinggi terhadap kanker







