DetikPulsa – Parade 6 Planet Berjajar, Para pecinta astronomi akan menyaksikan Fenomena langka berupa parade planet pada 28 Februari 2026. Pada momen tersebut, enam planet di Tata Surya akan tampak berada di satu area langit setelah Matahari terbenam.

Fenomena Langka Parade 6 Planet Berjajar di Langit
Peristiwa yang kerap disebut planetary parade ini selalu menarik perhatian, baik bagi pengamat amatir maupun profesional. Enam planet yang terlibat adalah Merkurius, Venus, Saturnus, Uranus, Jupiter, dan Neptunus. Semuanya akan terlihat berderet di langit barat sesaat setelah senja.
Meski begitu, tidak seluruhnya dapat diamati tanpa alat bantu. Uranus dan Neptunus umumnya terlalu redup untuk dilihat langsung sehingga membutuhkan teropong atau teleskop agar bisa teramati dengan jelas.
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4060689/original/069685900_1655882259-Catat__Fenomena_Langka_5_Planet_Sejajar_Bisa_Dilihat_Tanpa_Teleskop_Pada_24_Juni_2022__2_.jpg)
Dalam Tata Surya Para astronom juga menegaskan bahwa istilah planetary parade tidak berarti planet-planet tersebut benar-benar berada dalam satu garis lurus di ruang angkasa. Fenomena ini terjadi karena dari sudut pandang Bumi, orbit mereka yang berada di sepanjang bidang ekliptika membuatnya tampak berkumpul di sisi langit yang sama.
“Ketika ini terjadi, kita bisa melihat banyak planet di langit malam, tetapi itu lebih merupakan fenomena visual dari orbit mereka di sekitar Matahari ketimbang susunan sejati secara fisik di ruang angkasa,” ujar Gerard van Belle, Direktur Ilmu Pengetahuan di Lowell Observatory, dikutip dari Space.com.
Kejadian seperti ini tidak muncul setiap bulan atau setiap tahun. Diperlukan posisi orbit yang tepat agar beberapa planet terlihat berada dalam satu kawasan langit secara bersamaan. Fenomena serupa pernah terjadi pada Februari 2025, saat tujuh planet tampak berdekatan secara visual di langit malam.

Bagi yang ingin menyaksikannya, waktu ideal adalah sekitar 30 menit setelah Matahari terbenam dengan menghadap ke arah barat dan memilih lokasi dengan cakrawala terbuka tanpa penghalang.
Planet akan lebih mudah dikenali ketika langit sudah cukup gelap. Penggunaan teropong kecil atau teleskop sederhana juga dapat membantu menemukan objek yang cahayanya lebih samar.
Parade ini menjadi momen istimewa untuk memotret langit malam, mengamati pergerakan orbit planet, sekaligus memahami bagaimana Tata Surya terlihat dari perspektif Bumi. Jika cuaca tidak mendukung, pengamatan tetap bisa dilakukan melalui siaran langsung atau aplikasi astronomi yang menyediakan panduan waktu nyata.







