DetikPulsa – Tips Lancar Lewati Autogate Imigrasi, Kini semakin banyak bandara internasional di Indonesia yang telah dilengkapi teknologi gerbang imigrasi otomatis atau autogate.

5 Tips Lancar Lewati Autogate Imigrasi di Bandara
Kehadiran sistem autogate imigrasi ini diharapkan mampu membuat proses pemeriksaan keluar dan masuk penumpang menjadi lebih cepat dan efisien melalui teknologi biometrik, seperti pemindaian wajah atau sidik jari.
Autogate hadir sebagai fasilitas modern yang dirancang untuk mempersingkat antrean imigrasi. Meski terlihat praktis dan serba cepat, kenyataannya masih cukup banyak penumpang yang mengalami kendala saat menggunakannya.
Dalam beberapa kasus, autogate gagal mengenali identitas pengguna akibat kesalahan kecil yang kerap tidak disadari.
Gangguan ringan saja dapat membuat proses pemeriksaan terhambat, bahkan memaksa penumpang dialihkan ke jalur manual. Berikut sejumlah kesalahan umum yang sering menghambat penggunaan autogate imigrasi di bandara, seperti dikutip dari situs Kantor Imigrasi I TPI Malang:

* Wajah tidak terbaca sistem. Hal ini biasanya disebabkan penggunaan topi, kacamata hitam, atau aksesori lain yang menutupi wajah, sehingga mesin gagal melakukan identifikasi.
* Masalah pada dokumen. Paspor yang tidak valid atau masa berlakunya hampir habis sering menjadi penyebab utama kegagalan proses.
* Kurang memperhatikan petunjuk. Arahan dari petugas maupun instruksi yang muncul di layar mesin perlu diikuti dengan cermat agar proses berjalan lancar.
Panduan Melewati Autogate Imigrasi Bandara
Tidak perlu merasa cemas saat akan melewati autogate imigrasi di bandara. Dengan mengikuti panduan berikut, proses pemeriksaan dapat berjalan lebih lancar dan tanpa hambatan.
1. Mengenakan pakaian yang sesuai
Usahakan tiba di bandara lebih awal agar memiliki waktu yang cukup untuk check-in dan proses imigrasi. Pastikan juga mengenakan pakaian yang rapi, pantas, dan sopan sebelum berangkat.
Meski terkesan sepele, penampilan dapat memengaruhi kelancaran pemeriksaan. Hindari mengenakan kaus tanpa lengan atau sandal jepit. Menggunakan sepatu dan pakaian yang layak akan membantu menciptakan kesan tertib sesuai etika perjalanan internasional.
2. Menyiapkan dokumen perjalanan
Sebelum memasuki gerbang imigrasi otomatis, pastikan seluruh dokumen penting sudah siap dan mudah dijangkau. Dokumen tersebut meliputi paspor, boarding pass, serta kartu identitas bila diperlukan.

Banyak penumpang terhambat karena harus mencari dokumen yang terselip atau tertinggal. Selain menyulitkan diri sendiri, hal ini juga dapat mengganggu kelancaran antrean. Pastikan seluruh dokumen masih berlaku, terutama paspor dengan masa aktif yang mencukupi.
3. Menghindari penggunaan aksesori berlebihan
Agar sistem pengenalan wajah bekerja optimal, pastikan tidak ada benda yang menutupi wajah. Lepaskan kacamata hitam, topi, masker, atau aksesori lain yang dapat menghalangi pemindaian.
Karena autogate mengandalkan Teknologi Bjhiometrik, wajah harus terlihat jelas agar proses identifikasi dapat berjalan tanpa kendala.
4. Mematuhi arahan petugas
Meski menggunakan mesin otomatis, petugas imigrasi tetap berjaga di sekitar area autogate untuk membantu penumpang. Ikuti setiap instruksi yang diberikan agar proses pemeriksaan berjalan dengan baik.
Jika mengalami kebingungan atau kendala teknis, jangan ragu untuk meminta bantuan. Petugas akan memberikan arahan lanjutan sesuai kondisi yang dihadapi.
5. Menghindari penggunaan ponsel
Selama proses imigrasi berlangsung, sebaiknya simpan ponsel terlebih dahulu. Menggunakan ponsel dapat mengurangi fokus dan berpotensi memperlambat alur antrean.
Selain itu, penggunaan ponsel saat pemeriksaan juga dianggap kurang etis. Bersabarlah sejenak dan gunakan kembali ponsel setelah berhasil melewati autogate imigrasi bandara.







