Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

7 Tips Pilih dan Pakai Celana Dalam yang Baik dan Sehat

7 Tips Pilih dan Pakai Celana Dalam yang Baik dan Sehat

DetikPulsa – Tips Pilih dan Pakai Celana Dalam, Pakaian Dalam sering dianggap sepele dalam keseharian. Padahal, pemilihan yang tepat berperan penting dalam menjaga kesehatan area intim.

7 Tips Pilih dan Pakai Celana Dalam yang Baik dan Sehat
Pilih bahan katun yang menyerap keringat

7 Tips Pilih dan Pakai Celana Dalam yang Baik dan Sehat

Fungsinya bukan hanya sebagai pelapis antara kulit dan pakaian luar, tetapi juga membantu menyerap kelembapan alami tubuh. Jika bahan atau cara pemakaiannya kurang tepat, justru bisa memicu iritasi, infeksi jamur, hingga bau tidak sedap.

Berikut beberapa tips memilih dan menggunakan celana dalam agar lebih sehat untuk area sensitif, dirangkum dari berbagai sumber.

1. Pilih bahan katun yang menyerap keringat

Mengutip dari Healthline, celana dalam berbahan katun 100 persen lebih aman untuk kulit dan organ intim.

Dokter kandungan Alyse Kelly Jones menjelaskan bahwa area vulva termasuk bagian yang sensitif, sehingga membutuhkan bahan lembut yang tidak memicu iritasi.

Katun memiliki sirkulasi udara yang baik dan mampu menyerap kelembapan dengan optimal. Kondisi ini penting untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur.

Sebaliknya, bahan sintetis seperti nilon atau spandex cenderung menahan panas serta kelembapan.

7 Tips Pilih dan Pakai Celana Dalam yang Baik dan Sehat
Ganti celana dalam setiap hari

2. Ganti celana dalam setiap hari

Mengganti celana dalam setiap hari merupakan bagian penting dari menjaga kebersihan tubuh. Meski tampak bersih, pakaian dalam tetap bisa mengandung bakteri dalam jumlah kecil, termasuk sisa kotoran. Karena itu, disarankan untuk menggantinya minimal sekali sehari.

Jika terasa lembap atau berkeringat, sebaiknya segera diganti meski belum satu hari.

3. Biarkan area intim ‘bernapas’ saat tidur

Mengutip dari Cleveland Clinic, tidak memakai celana dalam saat tidur bisa membantu mengurangi kelembapan berlebih, terutama bagi yang rentan mengalami iritasi atau infeksi jamur.

Tanpa lapisan tambahan, area intim dapat lebih bebas mendapatkan sirkulasi udara. Jika kurang nyaman, alternatifnya bisa menggunakan pakaian tidur yang longgar agar tetap terasa aman namun tidak pengap.

4. Gunakan ukuran yang pas

Ukuran celana dalam memengaruhi kenyamanan sekaligus kesehatan. Pakaian yang terlalu ketat dapat menimbulkan gesekan berlebih dan meningkatkan kelembapan, yang berisiko menyebabkan iritasi atau infeksi.

Pilih ukuran yang sesuai dengan tubuh agar tetap nyaman digunakan sepanjang hari.

7 Tips Pilih dan Pakai Celana Dalam yang Baik dan Sehat
Biarkan area intim ‘bernapas’ saat tidur

5. Model thong tidak selalu berbahaya

Celana dalam model thong sering dianggap berdampak buruk, terutama bagi wanita. Namun, beberapa penelitian menunjukkan bahwa model ini tidak secara langsung meningkatkan risiko infeksi seperti jamur, vaginosis bakteri, atau infeksi saluran kemih.

Meski begitu, bagi yang sering mengalami gangguan di area intim, sebaiknya memilih model yang lebih longgar dengan bahan katun.

6. Cuci dengan sabun yang lembut

Celana dalam sebaiknya dicuci menggunakan detergen yang ringan dan hipoalergenik. Sisa bahan kimia dari sabun dapat memicu iritasi pada kulit sensitif. Karena itu, hindari detergen dengan pewangi atau bahan keras.

Selain itu, pakaian dalam baru juga sebaiknya dicuci terlebih dahulu sebelum digunakan.

7. Ganti celana dalam secara berkala

Walaupun rutin dicuci, celana dalam tetap bisa menyimpan bakteri yang tidak sepenuhnya hilang. Sebaiknya ganti secara berkala, misalnya setiap satu hingga dua tahun atau saat kondisinya sudah mulai aus.

Memilih celana dalam yang tepat bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga bagian penting dalam menjaga kesehatan area intim.

Kombinasi bahan yang baik, kebersihan terjaga, dan ukuran yang sesuai dapat membantu mencegah berbagai masalah pada bagian sensitif tersebut.

7 Tips Pilih dan Pakai Celana Dalam yang Baik dan Sehat
Cuci dengan sabun yang lembut
Share: