DetikPulsa – Cairan Pembersih Lantai, Saat mengepel lantai, biasanya air dicampur dengan cairan pembersih lantai khusus.
Namun sebenarnya ada berbagai bahan Pembersih Lantai lain yang bisa dimanfaatkan agar lantai tetap bersih, harum, dan terasa segar.

7 Bahan Pengganti Cairan Pembersih Lantai Alami dan Segar
Jadi, ketika stok pembersih lantai habis, kamu tetap bisa menggunakan alternatif lain tanpa khawatir hasilnya kurang maksimal.
Setiap bahan memiliki kelebihan tersendiri dan umumnya aman dipakai untuk berbagai jenis lantai. Meski begitu, beberapa di antaranya lebih cocok digunakan pada permukaan tertentu. Berikut daftar bahan yang bisa kamu coba:
1. Minyak esensial
Minyak esensial seperti lavender atau tea tree oil bisa memberikan aroma segar pada lantai. Cara penggunaannya cukup praktis.
Campurkan setengah cangkir baking soda ke dalam air hangat, lalu tambahkan beberapa tetes minyak esensial sesuai selera. Selain memberi wangi, beberapa jenis minyak juga membantu membersihkan. Lemon oil misalnya dapat mengurangi rasa licin, sementara tea tree oil dikenal memiliki sifat antibakteri dan antijamur.

2. Air lemon
Air lemon bisa menjadi pilihan menarik karena mampu mengangkat kotoran sekaligus memberikan aroma segar. Kandungan asamnya juga efektif membunuh kuman.
Cukup tambahkan seperempat cangkir air lemon ke dalam ember berisi air pel. Campuran ini cocok digunakan pada lantai keramik atau vinil untuk membantu menghilangkan noda air maupun sisa sabun.
3. Baking soda
Baking soda dikenal ampuh mengatasi berbagai jenis noda, mulai dari bekas tumpahan hingga goresan ringan. Selain itu, bahan ini juga membantu mengurangi bau tidak sedap.
Tambahkan sekitar dua sendok makan ke dalam air pel. Penggunaannya cocok untuk lantai keramik, vinil, maupun linoleum yang sudah dilapisi pelindung.
4. Cuka putih
Cuka putih sering dimanfaatkan sebagai pembersih serbaguna, termasuk untuk lantai. Kandungan asamnya membantu melarutkan kotoran, debu, hingga sisa mineral.
Selain itu, bahan ini juga memiliki efek antibakteri dan mampu menetralkan bau. Campurkan cuka dengan air hangat menggunakan perbandingan 1:10 sebelum digunakan.

5. Kulit buah sitrus
Kulit jeruk, lemon, jeruk bali, atau limau juga bisa dimanfaatkan sebagai pembersih alami. Jangan langsung dibuang setelah buahnya dikonsumsi.
Kumpulkan kulit buah, lalu simpan dalam freezer. Jika sudah terkumpul sekitar dua cangkir, rebus dengan dua cangkir air selama kurang lebih 10 menit. Setelah disaring, air rebusan tersebut bisa ditambahkan ke dalam ember pel untuk memberikan aroma segar alami.
6. Kantong teh herbal
Beberapa jenis teh seperti peppermint, teh hijau, atau chamomile dapat memberikan wangi yang menenangkan pada lantai.
Seduh beberapa kantong teh dalam dua cangkir air panas, lalu tuangkan ke dalam air pel. Hindari teh yang menghasilkan warna pekat seperti hibiscus atau blackberry karena bisa meninggalkan noda pada permukaan tertentu.
7. Boraks
Untuk noda yang sulit dibersihkan, boraks bisa menjadi solusi. Bahan ini juga efektif menghilangkan bau serta menghambat pertumbuhan jamur dan lumut.
Selain itu, boraks dapat membantu mengusir serangga seperti semut dan kecoa. Gunakan sekitar seperdelapan cangkir boraks untuk satu galon air. Setelah mengepel, bilas kembali dengan air bersih agar tidak meninggalkan sisa.
Itulah beberapa bahan alternatif yang bisa digunakan sebagai pengganti cairan pembersih lantai. Dengan bahan sederhana di rumah, lantai tetap bisa bersih dan harum. Selamat mencoba!
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1986089/original/090333700_1520836822-iStock-629680462.jpg)






