DetikPulsa – Camilan, Lonjakan kadar gula darah dapat terjadi kapan saja, termasuk setelah mengonsumsi camilan. Karena itu, pemilihan camilan yang tepat menjadi hal penting untuk membantu menjaga kestabilan gula darah.

7 Camilan yang aman untuk gula darah
“Memantau pola makan adalah langkah efektif untuk mengontrol gula darah, menurunkan risiko Diabetes, serta membantu pengelolaan diabetes bagi mereka yang mengalaminya,” ujar ahli nutrisi Lauren Twigge, dikutip dari Prevention.
Perpaduan serat, protein, dan lemak sehat dalam makanan berperan memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah, sehingga kenaikan glukosa tidak terjadi secara drastis.
Berikut beberapa camilan yang dapat dipilih karena relatif aman bagi kadar gula darah.
1. Alpukat
Alpukat mengandung lemak sehat dan serat tinggi yang membantu menjaga gula darah tetap stabil.
Sebuah studi pada 2023 menemukan bahwa konsumsi alpukat berkaitan dengan kadar HbA1c dan gula darah puasa yang lebih rendah pada penderita diabetes tipe 2.
Dalam 100 gram alpukat, kandungan karbohidratnya hanya sekitar 8 gram.
2. Roti gandum utuh
Jika ingin mengonsumsi roti, roti gandum utuh atau gandum hitam bisa menjadi alternatif yang lebih baik karena teksturnya lebih padat dan rasanya tidak terlalu manis.
Roti jenis ini memiliki kandungan serat lebih tinggi dan tidak melalui proses pemurnian seperti roti putih, sehingga tidak memicu lonjakan gula darah secara tajam.

3. Kacang almond
Almond termasuk camilan yang baik bagi penderita diabetes karena dapat membantu mengontrol kadar gula darah.
Kacang ini juga kaya magnesium, mineral penting dalam metabolisme glukosa. Segenggam almond mengandung kurang dari 6 gram karbohidrat dan hampir 3 gram serat.
4. Buah beri
Stroberi, blueberry, dan raspberry memiliki kandungan gula alami yang lebih rendah dibandingkan banyak jenis buah lainnya.
Buah beri dapat membantu mengurangi lonjakan glukosa setelah makan pada orang dengan resistensi insulin sekaligus meningkatkan sensitivitas insulin.
Tingginya kandungan air dan serat membuat camilan ini memberi rasa kenyang lebih lama serta lebih aman untuk gula darah.

5. Yogurt
Yogurt, terutama yang tanpa tambahan gula, mengandung protein dan probiotik yang baik untuk kesehatan pencernaan serta membantu menstabilkan kadar gula darah.
Yogurt tanpa gula tambahan mengandung sekitar 27,38 gram karbohidrat. Untuk menambah serat, yogurt bisa dikombinasikan dengan potongan buah beri agar proses pencernaan berjalan lebih lambat dan gula darah tetap terjaga.
6. Telur
Telur rebus merupakan sumber protein tinggi yang membantu menahan lonjakan gula darah setelah makan. Satu butir telur rebus ukuran besar mengandung sekitar 6,3 gram protein dan sekitar 0,5 gram karbohidrat.
Kandungan protein dalam telur juga membuat rasa kenyang bertahan lebih lama, sehingga dapat membantu mengontrol asupan kalori dan mendukung penurunan berat badan.
7. Apel
Apel memiliki kandungan serat tinggi, terutama pada bagian kulitnya. Serat ini berperan memperlambat pelepasan gula ke dalam darah, sehingga lebih aman dikonsumsi sebagai camilan.
Satu buah apel ukuran sedang mengandung sekitar 104 kalori, 27 gram karbohidrat, dan 9 miligram vitamin C.







