Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

5 Tips Melakukan Intermittent Fasting yang Sehat

5 Tips Melakukan Intermittent Fasting yang Sehat

DetikPulsa – Intermittent Fasting yang Sehat, Semakin banyak orang tertarik mencoba Intermittent Fasting atau IF. Pola makan ini pada dasarnya mirip dengan konsep berpuasa, tetapi masih banyak orang yang belum memahami cara menjalankannya dengan benar.

5 Tips Melakukan Intermittent Fasting yang Sehat
Intermittent Fasting

5 Tips Melakukan Intermittent Fasting yang Sehat

Intermittent fasting merupakan metode pengaturan waktu makan dengan memberikan jeda puasa dalam periode tertentu. Selama fase puasa, seseorang tidak mengonsumsi makanan berkalori.

Minuman yang diperbolehkan biasanya hanya air putih, kopi tanpa gula, atau minuman lain yang tidak mengandung kalori. Durasi puasa dalam metode ini dapat berlangsung sekitar 12 hingga 40 jam, tergantung pola yang dipilih.

Dilansir dari Health Shots, metode ini semakin populer karena dipercaya membantu menurunkan berat badan sekaligus mendukung kesehatan metabolisme tubuh. Berikut beberapa cara melakukan intermittent fasting beserta manfaatnya.

1. Time-Restricted Eating (makan dalam waktu terbatas)

Metode Puasa ini mengharuskan seseorang berpuasa setidaknya 12 jam setiap hari dan hanya makan dalam rentang waktu tertentu. Salah satu pola yang paling sering digunakan adalah metode 16:8, yaitu berpuasa selama 16 jam dan makan dalam periode delapan jam.

Dalam waktu makan tersebut, biasanya seseorang mengonsumsi dua hingga tiga kali makan. Metode ini cukup populer karena relatif mudah diterapkan dalam rutinitas sehari-hari.

5 Tips Melakukan Intermittent Fasting yang Sehat
Diet 5:2

2. Diet 5:2

Pada metode ini, seseorang tetap makan secara normal selama lima hari dalam satu minggu. Sementara itu, pada dua hari lainnya asupan kalori dibatasi sekitar 500 hingga 600 kalori per hari.

Cara ini dianggap lebih fleksibel karena tidak menuntut seseorang untuk menjalani puasa setiap hari.

3. Eat-Stop-Eat

Metode ini dilakukan dengan menjalani puasa penuh selama 24 jam, biasanya satu hingga dua kali dalam seminggu. Contohnya, seseorang makan malam pada pukul 20.00, lalu baru kembali makan pada waktu yang sama keesokan harinya.

Pola ini umumnya lebih cocok bagi orang yang sudah terbiasa menjalani puasa dalam waktu cukup lama.

4. Alternate-Day Fasting

Dalam metode ini, seseorang menjalani puasa setiap dua hari sekali. Artinya, ada hari tertentu untuk berpuasa, kemudian hari berikutnya kembali makan secara normal.

Pola ini termasuk cukup menantang karena membutuhkan komitmen dan disiplin yang tinggi.

5 Tips Melakukan Intermittent Fasting yang Sehat
Eat-Stop-Eat

5. Warrior Diet

Metode ini dikenal sebagai salah satu bentuk intermittent fasting yang cukup ketat. Pada pola ini, seseorang biasanya hanya mengonsumsi sedikit buah atau sayuran mentah pada siang hari, lalu makan dalam porsi besar pada malam hari.

Rentang waktu makan biasanya sekitar empat jam, sedangkan durasi puasanya dapat mencapai sekitar 20 jam.

Selain membantu menurunkan berat badan dengan mengurangi asupan kalori, intermittent fasting juga memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan. Pola makan ini dipercaya dapat mendukung kesehatan jantung dengan membantu menurunkan tekanan darah, kolesterol jahat, serta kadar trigliserida.

Intermittent fasting juga dapat meningkatkan sensitivitas insulin sehingga membantu mengontrol kadar gula darah dan menurunkan risiko diabetes tipe 2. Selain itu, puasa dalam periode tertentu memungkinkan tubuh memperbaiki sel yang rusak sekaligus mengurangi peradangan.

Manfaat lainnya berkaitan dengan kesehatan otak. Pola makan ini diyakini dapat membantu mengurangi stres oksidatif dan merangsang pertumbuhan sel saraf.

Meski menawarkan berbagai manfaat, intermittent fasting sebaiknya dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi tubuh masing-masing. Sebelum menjadikannya sebagai kebiasaan, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan agar metode yang dipilih sesuai dengan kebutuhan dan tujuan yang ingin dicapai.

5 Tips Melakukan Intermittent Fasting yang Sehat
Alternate-Day Fasting
Share: