DetikPulsa – Wajib Dihindari Penderita Asam Urat, Perayaan Idul Fitri 1447 H atau tahun 2026 identik dengan suasana penuh kebahagiaan dan beragam hidangan khas. Namun, ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari oleh penderita asam urat saat momen Lebaran.

5 Makanan yang Wajib Dihindari Penderita Asam Urat saat Lebaran
Asam urat atau gout arthritis merupakan kondisi peradangan sendi akibat penumpukan kristal dalam tubuh. Rasa nyeri biasanya muncul di area jempol kaki atau bagian kaki lainnya.
Agar kondisi tidak kambuh, pengaturan pola makan menjadi hal penting. Saat Lebaran dengan banyak pilihan makanan, penderita asam urat perlu lebih bijak dalam memilih konsumsi.
Berikut beberapa jenis makanan yang sebaiknya dibatasi atau dihindari, merujuk pada Healthline dan Cleveland Clinic.

1. Jeroan
Berbagai jenis jeroan seperti usus, hati, ampela, dan babat mengandung purin dalam kadar tinggi. Jika dikonsumsi berlebihan, zat ini dapat meningkatkan produksi asam urat secara signifikan.
Tingginya kadar purin berisiko memicu kambuhnya nyeri sendi, sehingga konsumsi jeroan sebaiknya diminimalkan saat Lebaran.
2. Daging
Daging merah seperti sapi dan kambing juga termasuk makanan yang perlu dibatasi. Sajian khas Lebaran seperti rendang biasanya berbahan dasar daging dan cukup tinggi purin.
Meski kadarnya tidak setinggi jeroan, konsumsi berlebihan tetap bisa berdampak pada peningkatan asam urat. Mengatur porsi menjadi langkah yang lebih aman.
3. Ikan
Beberapa jenis ikan seperti teri, tuna, dan sarden memiliki kandungan purin tinggi. Konsumsinya dapat meningkatkan kadar asam urat dalam waktu relatif cepat setelah dimakan.

Karena itu, penderita asam urat disarankan lebih selektif dalam memilih jenis ikan saat menyantap hidangan Lebaran.
4. Kacang-kacangan
Kacang sering menjadi camilan saat berkumpul bersama keluarga. Namun, beberapa jenis seperti kacang tanah mengandung purin cukup tinggi.
Mengonsumsinya dalam jumlah besar berpotensi memicu nyeri sendi. Meski begitu, tidak semua kacang perlu dihindari, selama tetap dalam batas wajar.
5. Camilan manis
Kue kering, minuman manis, dan makanan olahan dengan kandungan fruktosa tinggi juga perlu dibatasi. Jenis makanan ini dapat memicu peningkatan kadar asam urat.
Selain itu, minuman kemasan seperti soda, minuman energi, dan minuman kaleng sebaiknya dikurangi karena dapat memperburuk kondisi.
Dengan mengatur pola makan dan lebih selektif dalam memilih hidangan, risiko kambuhnya asam urat saat Lebaran bisa ditekan sehingga tubuh tetap terasa nyaman.







