DetikPulsa – Makanan yang Sehat untuk Mental, Menjaga kesehatan pikiran tidak cukup hanya dengan istirahat dan mengelola stres. Pola makan sehari-hari juga punya peran penting.

5 Makanan yang Sehat untuk Mental, Wajib Dicoba
Sejumlah studi menunjukkan bahwa makanan tertentu bisa membantu menstabilkan emosi, meningkatkan fokus, hingga menekan risiko depresi.
Keterkaitan antara usus dan otak, yang dikenal sebagai gut-brain axis, membuktikan bahwa apa yang dikonsumsi akan memengaruhi kinerja otak. Bahkan, beberapa nutrisi berperan langsung dalam pembentukan hormon seperti serotonin dan dopamin yang berkaitan dengan perasaan bahagia.
Lalu, apa saja pilihan terbaiknya? Berikut lima jenis makanan yang bisa Anda pertimbangkan, dirangkum dari berbagai sumber:
1. Ikan berlemak kaya omega-3
Salmon, sarden, dan makarel dikenal sebagai sumber omega-3 yang tinggi. Kandungan ini berperan dalam membantu mengurangi gejala depresi, ADHD, hingga memperlambat penurunan fungsi kognitif.
Sebuah studi dalam Archives of Neurology pada 2005 menemukan bahwa orang berusia 65 tahun yang rutin makan ikan dua kali seminggu selama enam tahun mengalami penurunan fungsi kognitif lebih rendah dibandingkan mereka yang jarang mengonsumsinya.
Omega-3 juga mendukung produksi neurotransmiter seperti serotonin dan dopamin, yang berfungsi mengatur suasana hati. Karena itu, ikan sering direkomendasikan sebagai makanan penting untuk kesehatan mental.

2. Gandum utuh
Karbohidrat menjadi sumber energi utama bagi tubuh, tetapi jenisnya perlu diperhatikan. Karbohidrat sederhana memang cepat diserap, namun bisa menyebabkan lonjakan gula darah yang berdampak pada perubahan mood.
Sebaliknya, karbohidrat kompleks seperti gandum utuh dicerna lebih lambat dan memberi energi yang lebih stabil. Kandungan seratnya juga membantu menjaga keseimbangan gula darah sehingga emosi lebih terkontrol.
Penelitian menunjukkan konsumsi gula berlebih berkaitan dengan meningkatnya risiko gangguan kecemasan dan depresi. Mengganti karbohidrat olahan dengan gandum utuh bisa menjadi langkah sederhana untuk menjaga kesehatan mental.
3. Sayuran hijau
Bayam, brokoli, sawi, dan lobak kaya akan folat serta vitamin B yang penting untuk produksi hormon pengatur suasana hati.
Kekurangan nutrisi tersebut sering dikaitkan dengan kelelahan, gangguan tidur, hingga depresi. Selain itu, kandungan asam amino di dalamnya turut mendukung fungsi otak agar tetap optimal.
Menambahkan sayuran hijau ke dalam menu harian bukan hanya baik untuk tubuh, tetapi juga membantu menjaga keseimbangan mental.

4. Buah beri
Blueberry dan stroberi merupakan sumber antioksidan yang tinggi. Studi dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry menunjukkan konsumsi jus blueberry dapat meningkatkan fungsi memori.
Selain itu, laporan dalam Journal of Nutrition menyebutkan antioksidan dalam buah beri membantu mengurangi stres oksidatif, memperlambat penuaan sel otak, dan meningkatkan kemampuan kognitif.
Dengan rasa yang segar dan manfaat yang besar, buah beri cocok dijadikan camilan sehat sehari-hari.
5. Yogurt dan makanan fermentasi
Yogurt, kimchi, kefir, tempe, dan tahu mengandung probiotik yang baik untuk kesehatan usus. Salah satu bakteri yang berperan penting adalah Lactobacillus, yang membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus.
Keseimbangan ini mendukung produksi serotonin dan dopamin. Ketika kedua hormon tersebut menurun, suasana hati bisa ikut terganggu.
Mengonsumsi makanan fermentasi secara rutin dapat membantu meredakan kecemasan, memperbaiki mood, serta menjaga fungsi otak tetap optimal.







