Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

40 Rudal Milik Iran Serang AS-Israel

40 Rudal Milik Iran Serang AS-Israel

DetikPulsa – Iran Serang ASIsrael, Perang di Timur Tengah memasuki hari kelima. Korps Garda Revolusi Islam pada Rabu (4/3) menyatakan telah menembakkan sekitar 40 rudal ke sejumlah target milik Amerika Serikat dan Israel.

Gelombang Serangan ke-16 Iran Hancurkan Kota Besar Israel, Pasukan Darat  IRGC Turun ke Medan Perang - Serambinews.com

40 Rudal Milik Iran Serang AS-Israel

“Beberapa jam lalu, gelombang ke-17 operasi Honest Promise 4 dilaksanakan dengan peluncuran 40 rudal oleh pasukan udara Korps Garda Revolusi Islam ke sasaran Amerika dan Zionis,” demikian pernyataan yang dibacakan melalui televisi pemerintah, seperti dikutip Al Arabiya, Rabu (4/3/2026). Tidak ada rincian tambahan yang disampaikan terkait lokasi maupun dampak serangan tersebut.

Israel dan Amerika Serikat sebelumnya menggempur wilayah Iran sejak Sabtu (28/2), yang kemudian memicu respons militer dari Teheran.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Senin (2/3) menyebut konflik antara AS-Israel dan Iran kemungkinan akan berlangsung cukup lama, meski ia menegaskan tidak sampai bertahun-tahun.

Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat Donald Trump bersama sejumlah pejabat tinggi telah memperingatkan bahwa eskalasi ini berpotensi menimbulkan lebih banyak korban dari pihak militer AS, menyusul aksi balasan Iran atas serangan yang dilakukan Washington dan Tel Aviv.Iran Hujani Israel dengan Rudal, Sembilan Tewas-Puluhan Tertimbun

Komando Pusat Amerika Serikat atau CENTCOM pada Selasa menyatakan bahwa Iran sejauh ini telah meluncurkan lebih dari 500 rudal balistik serta lebih dari 2.000 drone dalam rangkaian serangan balasan di kawasan Timur Tengah.

Ancaman terhadap personel militer AS turut menjadi pembahasan dalam pengarahan tertutup kepada anggota parlemen Amerika pada Selasa (3/3) waktu setempat.

Pertemuan itu dihadiri Menteri Pertahanan Pete Hegseth, Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine, Direktur CIA John Ratcliffe, serta Menteri Luar Negeri Marco Rubio.

“Mereka mengatakan kepada kami di ruangan itu bahwa akan ada lebih banyak warga Amerika yang tewas dan mereka tidak mampu sepenuhnya menghentikan serangan drone tersebut,” ujar Senator Chris Murphy dari Partai Demokrat.

Serangan dari Iran dan Lebanon Picu Sirene Meraung-raung di Seluruh Israel

Sejumlah ledakan disertai bunyi sirene peringatan terdengar di Yerusalem. Alarm juga aktif di Tel Aviv, wilayah Israel bagian tengah, Haifa, serta beberapa kawasan utara lainnya.

Militer Israel menyatakan telah mendeteksi rudal yang ditembakkan dari Iran menuju wilayahnya. “IDF mengidentifikasi rudal yang diluncurkan dari Iran ke arah Negara Israel. Sistem pertahanan kami bekerja untuk mencegat ancaman tersebut,” demikian keterangan yang disampaikan beberapa kali sepanjang siang hingga sore, seperti dikutip Agence France-Presse, Kamis (5/3/2026).

Tak lama setelah pengumuman serangan pertama, militer kembali menyampaikan bahwa sejumlah peluncuran dari Lebanon ke arah Israel berhasil dicegat, menyusul bunyi sirene di wilayah tengah negara itu.

Sudah Pakai Rudal Hipersonik Fattah-1, Iran Bilang Perang Baru Dimulai |  keidenesia.tv

Rangkaian serangan terbaru ini terjadi pada hari kelima konflik di Timur Tengah yang bermula dari operasi gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada Sabtu lalu.

Lebanon ikut terseret dalam eskalasi setelah kelompok Hizbullah yang didukung Teheran melancarkan serangan ke Israel sebagai respons atas tewasnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Situasi tersebut memicu gelombang serangan udara balasan dari Israel.

Layanan darurat Magen David Adom melaporkan telah mengevakuasi dua orang ke rumah sakit di wilayah tengah Israel dengan luka ringan. Korban terdiri dari seorang pria berusia sekitar 30 tahun yang mengalami luka akibat pecahan proyektil dan satu orang lainnya yang terluka karena dampak ledakan.

Pihak kepolisian menyebut petugas telah diterjunkan ke lima lokasi di kawasan Yerusalem tempat serpihan proyektil hasil pencegatan jatuh. Insiden tersebut dilaporkan hanya menimbulkan kerusakan material.

Militer juga menegaskan bahwa sebagian besar peluncuran dari Lebanon berhasil dihentikan sebelum mencapai sasaran.

Sejak awal konflik, Magen David Adom mencatat telah memberikan penanganan medis kepada 414 korban, dengan rincian 10 orang meninggal dunia, dua mengalami luka berat, enam luka sedang, dan 396 lainnya luka ringan.

Israel Gempur Balik Iran setelah Serangan Rudal ke Yerusalem » DIALEKSIS ::  Dialetika dan Analisis

Share: