Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

10 Drone Canggih Milik Amerika Ditangkis Iran

10 Drone Canggih Milik Amerika Ditangkis Iran
Table of contents: [Hide] [Show]

DetikPulsa – Drone Canggih Milik Amerika, Setidaknya 16 pesawat militer Amerika Serikat dilaporkan hancur sejak konflik dengan Iran pecah. Kerugian tersebut meliputi 10 drone tempur MQ-9 Reaper yang berhasil ditembak jatuh, serta beberapa pesawat lain yang mengalami kerusakan parah akibat serangan maupun kecelakaan.

10 Drone Canggih Milik Amerika Ditangkis Iran
Drone Canggih Milik Amerika

10 Drone Canggih Milik Amerika Ditangkis Iran

Sebagian kerugian terbesar justru disebabkan oleh insiden non-tempur. Tiga jet tempur F-15 dilaporkan jatuh akibat salah sasaran atau tembakan dari pihak sendiri di wilayah Kuwait. Selain itu, sebuah pesawat tanker KC-135 hancur saat menjalankan misi pengisian bahan bakar di udara, menewaskan seluruh enam awak di dalamnya.

Mengutip laporan Al Jazeera, lima unit KC-135 lainnya juga mengalami kerusakan setelah terkena serangan rudal Iran ketika sedang berada di pangkalan udara di Arab Saudi.

Di sisi lain, sistem pertahanan udara Iran disebut berhasil menjatuhkan sejumlah drone MQ-9 Reaper. Setidaknya sembilan unit dihancurkan saat berada di udara, sementara satu unit lainnya rusak akibat serangan rudal balistik ketika berada di pangkalan di Yordania, sehingga total 10 drone berhasil dilumpuhkan.

Selain itu, dua unit Reaper dilaporkan hilang akibat kecelakaan. Drone ini memang dirancang untuk beroperasi di wilayah berisiko tinggi tanpa pilot, sehingga lebih mudah dikerahkan dalam misi berbahaya. Meski biaya produksinya lebih rendah dibanding pesawat berawak, kerugian yang ditimbulkan tetap signifikan.

10 Drone Canggih Milik Amerika Ditangkis Iran
MQ-9 Reaper

Ancaman terhadap pesawat tempur berawak juga mulai terlihat. Salah satu jet tempur paling canggih milik Amerika, F-35, sempat melakukan pendaratan darurat usai menjalankan misi di wilayah Iran.

Pesawat tersebut berhasil mendarat dengan selamat dan kondisi pilot dilaporkan stabil, menurut keterangan Kapten Tim Hawkins dari Komando Pusat AS (CENTCOM).

Laporan CNN menyebut jet itu kemungkinan terkena tembakan dari sistem pertahanan Iran. Sementara itu, media pemerintah Iran mengklaim bahwa Garda Revolusi berhasil merusak serius pesawat tersebut. Hingga kini, pihak militer AS masih melakukan penyelidikan dan belum memberikan konfirmasi lebih lanjut.

F-35 sendiri merupakan pesawat tempur siluman dengan harga sekitar 77 juta dolar AS per unit pada 2023. Sejak diperkenalkan sekitar satu dekade lalu, pesawat ini telah digunakan dalam berbagai operasi militer dan dikenal memiliki kemampuan bertahan tinggi.

Iran diketahui mengoperasikan rudal permukaan ke udara tipe 358 dengan panduan inframerah. Sistem ini memiliki peluncur yang fleksibel dan mampu menjangkau target hingga ketinggian sekitar 7,2 kilometer, sehingga menjadi ancaman serius bagi operasi udara.

Sementara itu, MQ-9 Reaper merupakan drone yang digunakan untuk misi pengintaian, pengawasan, hingga serangan presisi. Namun, dalam lingkungan dengan sistem pertahanan udara canggih, drone ini lebih rentan menjadi target.

Drone tersebut pertama kali diperkenalkan pada 2007 dan diproduksi oleh General Atomics Aeronautical Systems. Awalnya, Reaper dirancang untuk operasi di wilayah dengan pertahanan udara terbatas, bukan untuk menghadapi sistem pertahanan yang kompleks.

Dari sisi performa, Reaper memiliki kecepatan maksimum sekitar 480 km/jam, jauh lebih lambat dibandingkan jet tempur modern yang mampu melesat hingga 1.900 hingga 3.000 km/jam. Perbedaan ini membuatnya lebih mudah dideteksi dan dijadikan sasaran dalam konflik berskala besar.

10 Drone Canggih Milik Amerika Ditangkis Iran
pesawat tanker KC-135
Share: